Rapat Sosialisasi Pembentukan Puspaga Digelar, DP3A Mubar Akan Tekan Diskriminasi Perempuan dan Anak

banner 468x60

Mubar – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Muna Barat, menggelar rapat sosialisasi pembentukan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di Gedung Serba Guna, Desa Nihi, Kecamatan Sawerigadi pada Selasa, (2/8/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh pemateri dari Dinas DP3APPKB Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas Keluarga, Susi Suhartini.

Kegiatan ini mengusung tema advokasi kebijakan dan pendampingan pengembangan lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas keluarga tingkat daerah/kota wilayah Kabupaten Muna Barat.

Kepala Dinas DP3A, Suprihatin mengatakan, tujuan dari sosialisasi Puspaga ini untuk menghindari serta menekan tingkat diskriminasi terhadap perempuan dan anak. Hal ini didasari oleh maraknya angka kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Selain itu, memberikan pembelajaran dan edukasi terhadap orang tua, anak dan perempuan serta masyarakat yang ada wilayah Muna Barat.

“Keuntungan dari kegiatan Puspaga ini adalah untuk meminimalisir tingkat kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan, juga memberikan pemahamab dan edukasi terhadap masyarakat dalam Bimbingan anak terhadap keluarga masing-masing,” ujarnya.

Untuk mendukung langkah-langkah yang ia lakukan, pihaknya juga menggandeng beberapa pihak diantaranya Dinas Sosial, Kantor Urusan Agama (KUA), Dinas Pendidikan, organisasi perempuan, termasuk pihak kepolisian.

“Jadi di dalam D3PA ini bukan hanya untuk perlindungan anak dan perempuan tetapi juga untuk pemberdayaan perempuan serta keluarga melalui kegiatan UMKM, kesetaraan gender termasuk program stunting tadi dengan melakukan berbagai penyuluhan,” terangnya.

Ia mengaku untuk gedung layanan Puspaga ini belum ada. Untuk memaksimalkan potensi pelayanan publik terhadap keluhan masyarakat nantinya, ia berharap pembangunan infrastruktur mall pelayanan publik yang direncanakan oleh PJ Bupati Muna Barat, termasuk kantor Puspaga sudah diadakan.

“Puspaga ini memiliki peran yang sangat penting sebagai media penghubung orang tua dengan anaknya dalam konteks pengasuhan di dalam keluarga bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas keluarga,” imbuhnya.

Untuk itu ia berharap dengan adanya gedung Puspaga ini masyarakat dapat meningkatkan kualitas dan potensinya masing-masing. Seperti menjadi tempat penyandang disabilitas beradaptasi dan berkonsultasi.

“Selain itu di tempat ini para orang tua dapat diberi pemahaman dan berbagai pelatihan termasuk kami memberikan advokasi pendampingan terhadap anak yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga,” tutupnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.