Pendekatan Humanis Polresta Pekalongan Tangani Aksi Demonstrasi

banner 468x60

Pekalongan/ indigonews/ – Polwan Negosiator Demo menjadi barisan terdepan dalam proses pendekatan kepada masyarakat yang akan menyalurkan aspirasinya , seperti pada aksi yang digagas aliansi mahasiswa dan gerakan masyarakat Pekalongan raya pada hari Selasa 13 septemy 2022 berlokasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekalongan, masa bergerak longmarchbdan meneriakan yel yel penolakan kebijakan kenaikan BBM yang telah diputuskan pemerintah .

Masa Pendemo bergiliran melakukan orasi politik terkait kebijakan kenaikan BBM dan belum adanya SATGAS penanggulangan pelecehan sexual di institusi pendidikan. Korlap dan salah satu orator yang berasal dari unsur serikat pekerja dan serikat buruh ( SPSB) ketika diwawancarai pihaknya hanya melakukan aksi berupa orasi dan pembacaan sikap dari mereka terkait kenaikan BBM, undang-undang no 11 atau omnibus law dan satgas pelecehan di institusi pendidikan dan berujar dikesempatan lain akan kembali beraksi dengan kekuatan yang lebih banyak lagi.

Read More
banner 300x250

Saat tim jurnalis kami mengkonfirmasi terkait ijin aksi pengerahan massa Mawan mengatakan memang tidak mengirim surat resmi tetapi telah memberitahukan kepada salah satu Intel melalui Whatsapp .
Setelah itu Mawan beserta rombongan dan mobil komando membubarkan diri dengan tertib dari lokasi unjuk rasa.

Sedangkan Wakapolres Pekalongan kota, Kompol Pariastutik Ketika kami konfirmasi mengenai tidak adanya surat pemberitahuan kegiatan membenarkan , pihaknya sesuai tugas dan fungsi POLRI tetap memberikan pengawalan, agar keteriban umum tetap terjaga , menurut polwan yang berasal dari Madiun ini pihaknya tetap berpedoman pada pendekatan Humanis dengan melibatkan para anggota negosiator polwan dalam mengawal aksi tersebut, sebetulnya polri berwenang untuk membubarkan segera potensi pengerahan massa yang tidak berijin tetapi jika massa tersebut tertib maka pihaknya sedikit memaklumi dan memberikan pengertian agar aksi tersebut segera selesai dengan tertib.senada dengan penuturan Kabid satpol kota Pekalongan , Pemkot dan DPRD sebetulnya siap kapan saja menerima aspirasi dari masyarakat sepanjang memberikan pemberitahuan terlebih dahulu agar pihaknya bisa menyambut dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk menerima aspirasi dari warga. (dik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.