Pemuda Mubar Berharap Pembangunan Di Mubar Bisa Terwujud Dengan Baik

banner 468x60

Mubar – Belum genap 100 hari kerja sejak dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat pada 27 Mei 2022, Dr. Bahri sudah menunjukkan berbagai gebrakan dalam hal pembangunan.

Diantaranya peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung, Kantor Bupati dan Kantor DPRD di kawasan Bumi Praja Laworoku yang terletak di tiga desa, yakni Desa Marobea, Lakalamba, dan Laworo. Pembangunan kawasan perkantoran ini diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.

Namun dibalik gebrakan itu, Bahri didesak agar segera melakukan mutasi jabatan dilingkup Pemda Mubar.

Tokoh Pemuda Mubar, Laode Harlan Sadia mendukung rencana Bupati, Bahri dalam menata birokrasi. Namun dalam menata birokrasi itu agar dikedepankan merit sistem dan memberdayakan pejabat lokal di Mubar.

“Kami sebagai masyarakat lagi-lagi mendukung PJ Bahri untuk melakukan penataan birokrasi selama itu mengedepankan merit sistem dimana Kualifikasi, Profesionalisme, Kompetensi, kinerja dan tidak kalah penting adalah pemberdayaan masyarakat lokal Mubar yang mempertimbangkan sumber daya manusia di 3 wilayah besar yaitu Lawa Raya, Tiworo Raya, dan Kusambi Raya,” terangnya

Alumni Teknik Arsitektur UHO ini menambahkan, terkait kinerja PJ Bupati, Bahri selama dua bulan memimpin Mubar. Pihaknya mengapresiasi apa yang telah dilakukan.

“Sejauh ini, kami mengapresiasi kinerja PJ Bahri yang dalam melaksanakan program kerja pada pelaksanaan percepatan pembangunan, melanjutkan pembangunan untuk mencapai nawa cita mekarnya Kab Mubar yang tertuang dalam UU Nomor 14 tahun 2014 tentang Pembentukan Kab. Muna Barat yang bertujuan mendorong peningkatan pelayanan dibidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan serta kemampuan dalam memanfaatkan potensi SDM dan SDA untuk penyelenggaraan Otonomi Daerah,” tambahnya

Peletakan batu pertama Pembangunan Kantor Bupati, DPRD dan Mesjid Agung adalah bukti konkrit konsistensi PJ Bupati dalam meningkatkan pelayanan publik dan ini wajib kita berikan dukungan.

“Kita berharap pembangunan ini bisa terwujud dengan baik apalagi kita tau bersama bahwa lokasi Bumi Praja Laworoku adalah lokasi yang relatif rendah dan hanya berkisar 12 meter dari permukaan air laut sehingga ketika debit air hujan yang tinggi akan mengakibatkan genangan air dan ini membutuhkan olah pikir yang kompleks untuk penanganan genangan air di Bumi Praja Laworoku,” pungkasnya.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.