Kebutuhan Alat dan Mesin Pertanian Masih Tinggi

banner 468x60

Jakarta – Kebutuhan peralatan dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung proses dan kemudahan budidaya pertanian masih tinggi. Selain memaksimalkan program yang ada, pemerintah berharap produsen penyedia alsintan lebih aktif dalam menyukseskan program pemerintah ini.

Koordinator Kelembagaan Alsintan/Pengawas Alsintan Madya, Kementerian Pertanian, Erna Riyanti Wardhani mengungkapkan, kebutuhan alsintan untuk menggarap 7,46 juta hektare lahan pertanian di seluruh wilayah Indonesia masih tinggi. “Angkanya mencapai 877.512 unit,” kata Erna, Kamis (24/11).

Erna menjelaskan, untuk mengolah sawah itu diperlukan lima jenis alsintan, yaitu traktor roda 4, traktor roda 2, pompa air, rice transplanter, dan hand sprayer. Total kebutuhan alsintan tersebut sebanyak 1.353.463 unit. Sementara ketersediaan alsintan saat ini tercatat baru 475.951 unit.

Koordinator Sales Service Sparepart PT Pura Barutama, Dwi Murtono mengatakan, perusahaan cukup aktif mengikuti sosialisasi alsintan bersama pemerintah. Selain itu, perusahaannya juga sudah cukup aktif melayani petani yang membutuhkan alsintan meski tidak melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Alsintan.

“Sebelum ada program KUR Alsintan, kami juga sudah menjalankan kredit secara langsung kepada pembeli tanpa melalui jasa keuangan,” ungkap Dwi.

Untuk memfasilitasi petani dalam mengakses alsintan, Kementerian Pertanian menggulirkan program Taksi Alsintan. Menurut Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Ali Jamil Harahap, program ini merupakan inovasi Kementan untuk mengurangi beban APBN dan melatih kemandirian petani.

Program memandirikan petani lewat layanan KUR ini, kata Ali, merupakan arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam menjalankan pembangunan pertanian ke depan. Menurut Ali, sejauh ini realisasi KUR sudah cukup bagus dengan tingkat serapan cukup tinggi.

KUR ini memiliki bunga rendah, sebesar 6% dan saat ini relaksasi sampai Desember turun menjadi 3%. Alsintan itu dapat disewakan melalui skema koperasi atau unit usaha taxi alsintan. Penyewaan bisa dilakukan per hari bahkan perjam dan bisa digunakan melalui olah tanam, panen, dan pasca panen.

“Ini memberikan keuntungan untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani. Juga mengatasi masalah tenaga kerja pertanian dan waktu kegiatan pertanian lebih efisien,” jelas Ali, suatu ketika.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *