BANTU RIBUAN ANAK AKSES BEASISWA KIP PKB KAB. PEKALONGAN MANTAP FOKUS DUKUNG GUS MUHAIMIN NYAPRES

banner 468x60

Kajen. Pendidikan salah satu faktor pengubah nasib seseorang untuk meningkatkan taraf hidup dengan mencapai cita-cita yang diinginkan. Hal inilah yang mendasari H.Bisri Romli.MM selaku anggota komisi X DPR RI dapil pekalongan getol memberikan akses beasiswa KIP bagi anak dan mahasiswa diwilayah Kabupaten Pekalongan yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bisri yang ditemui di rumah aspirasinya mengumpukan para penerima beasiswa tersebut sekaligus menghibur mereka dengan pagelaran wayang golek dengan dalang Ki Sengkek dari Kota Tegal melakonkan Santri Dadi Presiden.

Pihaknya selama ini telah menyalurkan ribuan akses Kartu Indonesia Pintar di wilayah Pekalongan bekerja sama dengan sejumlah sekolah menengah dan Perguruan Tinggi Swasta di Pekalongan dan sekitarnya, menurut Bisri berkeyakinan sebagai umat muslim manusia hidup dengan dua pilihan menjadi sejahtera atau menjadi pintar, meskipun pada akhirnya dengan kepintaran bisa mendapatkan pekerjaan yang membawa kepada kesejahteraan. Bisri juga memberikan kesempatan luas bagi para mahasiswa binaannya untuk berkiprah di organisasi politik.
Dalam kesempatan itu bersamaan dengan pelantikan DKC Garda Bangsa Kabupaten Pekalongan yaitu organisasi kepemudaan dibawah naungan Partai PKB, sejumlah Bro dan Sis dari ratusan anggota Garda Bagsa dilantik dikesempatan itu, sejumlah pengurus baru tampak masih menyandang status sebagai mahasiswa aktif disejumlah perguruan tinggi, hal itu di katakan oleh ketua DKC Garda Bangsa Terlantik Abdul Adhim S.Pdi pihaknya menempatkan generasi muda untuk meneruskan kiprah para seniornya seperti Ketua Umum PKB Gus Muhaimin, mantan Menteri tenaga kerja Anief Dhakiri, Artis Tomy Kurniawan dan lainya. Karena pada pemilu 2024 mendatang diperkirakan lebih dari separo jumlah pemilih adalah kaum muda atau pemilih pemula.
Terpisah anggota komisi IV DPRD Kabupaten pekalongan FathianaDewi.SH saat wawancara dari kediamannya menyatakan kultur budaya santi dikabupaten pekalongan sangat bagus disinergikan dengan pendidikan formal dimasa generasi Z saat ini, saat industri digital masuk semua kehidupan manusia modern, budaya santri yang religius sangat bagus jika menjadi filter kemajuan jaman ucapnya, bahkan salah satu mantan Bupati Pekalongan pernah menjadi santri dan berasal dari lingkungan pesantren, meliau menyebutkan bahwa saat itu bupati mendapat nominasi SANTRI AWARD dalam kategori Kepala Daerah, sehingga Nana dan seluruh barisannya terus berjuang memberikan akses pendidikan untuk putra daerah agar kelak tercapai tujuan pendidikan yaitu manusia yang berpengetahuan, menguasai teknologi dan berahlakul kharimah ujarnya. (MasAnd)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.